“Insya Allah akan kita datangkan alat berat untuk pelebaran sungai
di SDAI” ujar Direktur Pondok Pesantren Islamic Center eLKISI, KH Dr. Fathur
Rohman, M.Pd.I, Senin (14/7) dalam forum briefing Asatidzah.
Proyek ini meliputi pelebaran sungai, penataan bantaran agar aman
dijangkau anak-anak, serta pembersihan area sekitar yang sebelumnya dipenuhi
semak dan endapan lumpur. Area ini dirancang untuk menjadi ruang eksplorasi
alam, pengamatan ekosistem, serta media pembelajaran interaktif di luar kelas
(outdoor learning).
“Kami menyiapkan fasilitas ini agar para santri dapat belajar
secara langsung tentang lingkungan, air, kebersihan, serta sains terapan. Semua
ini akan memperkuat pengalaman belajar merekaterang Kepala Sekolah SD Alam
Islami eLKISI, Ustadz Saikhu M.Pd.I.
Sungai yang sebelumnya sungai biasa ini ditata ulang menjadi zona
edukatif yang mendukung berbagai aktivitas pembelajaran dan keterampilan hidup
(life skills) sebagai bentuk komitmen Pengasuh Ponpes eLKISI dalam membangun
lingkungan pendidikan bertaraf global yang tetap berakar pada nilai-nilai
Islam.
“Pendidikan internasional bukan hanya soal bahasa asing dan
kurikulum global, tapi juga bagaimana kita membentuk anak-anak agar peduli
lingkungan, berpikir kritis, dan bertanggung jawab secara sosial. Sungai ini
menjadi media belajar yang hidup bagi mereka,” ucap kepala sekolah SD Alam
Islami eLKISI.
Dengan pelebaran sungai ini, SD Alam Islami eLKISI menegaskan
komitmennya dalam mengintegrasikan program internasional dengan konsep sekolah
alam Islami yang khas, sehingga mampu mencetak generasi bertaraf Internasional,
berwawasan ukhrowi. (mmf)
0 comments:
Post a Comment